TERKINI
Wali Kota Caroll Ikuti Fun Bike Keliling Danau Tondano dalam HUT Ke-68 Kodam XIII/Merdeka  ⸻  Panitia TIFF 2026 Pastikan Pesta Bunga Tomohon Kali Ini Dikemas Spektakuler  ⸻  Titiek Soeharto Kunjungi Sulut, Ketua TP-PKK Anik Selvanus Sambut di Ruang VIP Pemprov  ⸻  Dari Pahlawan Nasional, lalu Perpustakaan dan Buku, Kini Judie Turambi Gagas Monumen Babe Palar   ⸻   Wali Kota Caroll Ikuti Fun Bike Keliling Danau Tondano dalam HUT Ke-68 Kodam XIII/Merdeka  ⸻  Panitia TIFF 2026 Pastikan Pesta Bunga Tomohon Kali Ini Dikemas Spektakuler  ⸻  Titiek Soeharto Kunjungi Sulut, Ketua TP-PKK Anik Selvanus Sambut di Ruang VIP Pemprov  ⸻  Dari Pahlawan Nasional, lalu Perpustakaan dan Buku, Kini Judie Turambi Gagas Monumen Babe Palar

Penutupan IMP Academy Indonesia Timur, Wali Kota Tomohon Tekankan Pentingnya Kolaborasi Tangani Stunting

| | 12 Pembaca | ~2 menit baca

Tomohon, medialis.id/ – IMP Academy Indonesia Timur di Kota Tomohon resmi ditutup. Acara penutupan itu berlangsung di Kantor Wali Kota Tomohon, Rabu (6/5/2026).

Wali Kota Caroll J. A. Senduk dan Ketua TP-PKK Kota Tomohon Jeand’arc Senduk-Karundeng turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Momen penutupan itu dirangkaikan dengan penyerahan bantuan bagi 15 anak terdampak stunting di Kota Tomohon. Bantuan itu diserahkan oleh Wali Kota Caroll Senduk dan Jeand’arc Senduk-Karundeng bersama Koordinator IMP Tino Tandayu, Founder and Advisor IMP Ary M. Wibowo, serta Chairman IMP Founding Member Dr. Bara Siahaan.

Dalam sambutannya, Wali Kota menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah langkah nyata mempersiapkan generasi muda yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga berkarakter, berjiwa kepemimpinan, dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi — sejalan dengan visi Kota Tomohon yang maju, berdaya saing, dan sejahtera.

Caroll Senduk juga menyambut baik komitmen IMP Academy dalam mendukung penanganan stunting. Menurutnya, stunting adalah tantangan serius yang tidak bisa diselesaikan sendiri oleh pemerintah dan membutuhkan kolaborasi semua pihak, termasuk generasi muda. Keterlibatan aktif anak muda dalam edukasi, sosialisasi, dan aksi nyata di lapangan dinilainya sangat penting dalam mempercepat penurunan angka stunting.

Ia pun berharap rangkaian kegiatan IMP Academy di Kota Tomohon memberi dampak positif bagi kualitas generasi muda, sehingga mampu mengembangkan potensi diri dan berkontribusi nyata dalam peningkatan sumber daya manusia di daerah.

“Berbagai materi, diskusi, serta pengalaman yang telah dibagikan kiranya menjadi bekal berharga bagi generasi muda untuk terus bertumbuh menjadi pribadi yang berintegritas, berdaya saing, serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi,” ujarnya.

Ia berharap ilmu dan pengalaman yang diperoleh tidak berhenti pada kegiatan ini, melainkan diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari sebagai kontribusi nyata bagi masyarakat.

“Semoga semangat yang tumbuh selama kegiatan ini tidak berhenti di ruang pelatihan, tetapi berlanjut sebagai kontribusi nyata di tengah masyarakat,” ujar Wali Kota Tomohon Caroll Senduk.

Turut hadir para pengajar, fasilitator, serta seluruh peserta pelatihan IMP Academy Indonesia Timur. (jud)

admin
Ditulis oleh
admin

135 artikel diterbitkan

Tulis Komentar