Nama Sponsor
TERKINI
Dari Pahlawan Nasional, lalu Perpustakaan dan Buku, Kini Judie Turambi Gagas Monumen Babe Palar  ⸻  Wali Kota Tomohon Pimpin Rakor Persiapan TIFF 2026  ⸻  13 Kali Berturut-turut, Kota Tomohon Kembali Raih Opini WTP dari BPK atas LKPD 2025  ⸻  Dipimpin Louis Shcramm, RDP Komisi IV DPRD Sulut bersama Dikda dan Disnakertras Soroti Sejumlah Program   ⸻   Dari Pahlawan Nasional, lalu Perpustakaan dan Buku, Kini Judie Turambi Gagas Monumen Babe Palar  ⸻  Wali Kota Tomohon Pimpin Rakor Persiapan TIFF 2026  ⸻  13 Kali Berturut-turut, Kota Tomohon Kembali Raih Opini WTP dari BPK atas LKPD 2025  ⸻  Dipimpin Louis Shcramm, RDP Komisi IV DPRD Sulut bersama Dikda dan Disnakertras Soroti Sejumlah Program

Hardiknas 2026 di Sulut: Gubernur Yulius Tegaskan Pendidikan Fondasi Utama Pembangunan

| | 3 Pembaca | ~2 menit baca

Manado, tubermedia.com – Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, S.E., memimpin upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di halaman Kantor Gubernur, Sabtu (2/5/2026).

Gubernur memaknai Hardiknas kali inj sebagai refleksi arah dan masa depan pendidikan daerah, bukan sekadar seremonial tahunan.

Dalam sambutannya, Gubernur Yulius menegaskan bahwa pendidikan adalah fondasi utama pembangunan bangsa dan instrumen strategis untuk meningkatkan martabat masyarakat. Layanan pendidikan harus inklusif, bermutu, dan berkemajuan.

“Tidak boleh ada yang tertinggal, baik dari segi akses maupun kualitas pembelajaran,” ujarnya.

Menurut Gubernur, pendidikan berperan penting dalam mendorong mobilitas sosial. Akses pendidikan yang baik memberi peluang masyarakat meningkatkan taraf hidup sekaligus berkontribusi bagi kemajuan daerah. Pemerintah pun menempatkan sektor ini sebagai prioritas pembangunan.

Berbagai langkah strategis telah dilakukan, meliputi peningkatan sarana prasarana, transformasi pembelajaran berbasis digital, serta peningkatan kualitas dan kesejahteraan tenaga pendidik.

Di Sulut, upaya tersebut diwujudkan lewat program revitalisasi 248 satuan pendidikan pada tahun 2026, mencakup renovasi 247 sekolah dan pembangunan satu sekolah baru dengan anggaran sekitar Rp231 miliar. Tak hanya itu, distribusi perangkat teknologi seperti interactive flat panel (IFP) terus diperluas.

Gubernur Yulius juga mengingatkan nilai pendidikan berpijak pada filosofi Ki Hajar Dewantara yaitu sistem among: asah, asih, asuh. Pendidikan harus dijalankan dengan ketulusan dan pendampingan agar potensi setiap anak berkembang optimal.

“Kita tidak hanya ingin mencetak generasi cerdas, tetapi juga beriman, berakhlak mulia, terampil, dan memiliki tanggung jawab sosial. Pendidikan adalah proses memanusiakan manusia,” katanya.

Ia mengakui masih ada tantangan, terutama infrastruktur pendidikan di wilayah kepulauan dan terpencil. Karena itu, Gubernur mengajak semua elemen— pemerintah, tenaga pendidik, orang tua, hingga dunia usaha—terlibat aktif.

“Pendidikan bukan tanggung jawab satu pihak. Kita harus bekerja sama memastikan pemerataan dan keberlanjutan. Investasi hari ini adalah jaminan masa depan Sulawesi Utara,” ujarnya.

Upacara berlangsung khidmat, diikuti ratusan pelajar, kepala sekolah, serta pejabat daerah. Momentum ini diharapkan memperkuat komitmen bersama membangun SDM unggul menuju Indonesia Emas 2045. (jud)

Bagikan artikel ini:

admin
Ditulis oleh
admin

132 artikel diterbitkan

Tulis Komentar

Berita Terkini

Semua Berita →